Seorang Mukmin Jangan Kosong dari Tiga Perkara
June 30, 2010
Oleh Eka Hardiana
Diriwayatkan dari Imam Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud ra, dia berkata, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda:
“Allah akan mencerahkan wajah seseorang yang mendengarkan ucapanku lalu memahaminya, menghafalkannya dan menyampaikannya. Maka, boleh jadi orang yang membawa berita menyampaikan kepada orang yang lebih faham dari pada dirinya. Ada tiga perkara di mana seorang muslim ketika berada di dalamnya, hatinya tidak boleh dengki, yaitu; ikhlas beramal semata-mata karena Allah, menasehati pemimpin ummat Islam, dan komitmen dengan jamaah umat Islam. Sesungguhnya dakwah mengepung umat Islam dari belakangnya (umat Islam tidak bisa lolos dari kewajiban dakwah).”
Yang di maksud ikhlas dalam hadits di atas adalah:
1. Penuh perhatian dan semangat dalam menerima hadits Rasulullah saw
2. Mentransformasikan hadits tersebut, baik dalam tataran teoritis maupun aplikatif, kepada seluruh manusia, baik yang awam atau yang mempunyai latar belakang pendidikan. Sehingga bisa jadi orang yang membawa berita menyampaikan kepada orang yang lebih faham dan bisa jadi orang yang membawa berita justru belum memahami.
3. Hati seorang mukminin tidak sepatutnya kosong dari tiga macam perkara yang harus selalu menjadi pijakannya yaitu:
a. Ikhlas beramal karena Allah semata. Inilah pijakan pertama karena ikhlaslah yang menjadi barometer sebuah amal, apakah diterima atau tidak.
b. Memberikan nasihat kepada setiap muslim.
c. Senantiasa bergaul dengan orang-orang Islam serta memberikan pertolongan dan motivasi. Jika tidak, maka kekuatan mereka akan hilang (Kitab Ruknul-Ikhlas karya ustadz Ali Abdul Halim Mahmud).
– Eka Hardiana, Ketua Bidang Dakwah dan Korada PW PUI Provinsi Jawa Barat
Share on Facebook
Print This Article


Comments
TULIS KOMENTAR